Materi PAI&BP Kelas VII "Selamat datang Nabi kekasihku"
SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW.
Ayahnya : Abdullah bin Abdul Muthalib wafat saat Nabi Muhammad saw. berusia 6 bulan didalam kandungan
Ibunya : Siti Aminah.
Diasuh oleh : Halimah Sa‘diyah dari Bani Saad, Kabilah Hawazin. diasuh dan dibesarkan sampai usia 5 tahun. Usia 6 tahun, ibunya wafat. Ia pun diasuh oleh kakeknya.
Kakeknya : Abdul Mutholib. seorang pemuka Quraisy yang sangat disegani. Abdul Muthalib meninggal saat Nabi Muhammad saw. Berusia 8 tahun. Selanjutnya, Nabi Muhammad saw. diasuh oleh pamannya,
Usia 10 tahun : Menjadi
penggembala ternak milik orang lain di daerah gurun Mekah yang sangat panas
Usia 12 tahun : Nabi
Muhammad saw. diperkenalkan kepada ilmu perniagaan. Nabi Muhammad saw. yang
masih remaja pun turut serta dalam pengelolaan ekonomi pamannya. Ia sudah ikut
membawa barang dagangan yang diambil dari majikannya, Siti Khadijah. Hampir 3
tahun Nabi Muhammad saw. mengikuti pamannya untuk menjajakan barang
dagangannya.
Ketika
kafilah dagang mereka sampai di kota Basra di wilayah Syria Besar, seorang
pendeta terkenal di masa itu, Buhairah, menghampiri Abu Thalib dan mengatakan,
“Aku mengenali anak muda ini sebagai sosok yang kelak akan dinobatkan sebagai
rahmat bagi semesta alam. Hal ini telah tertulis jelas dalam kitab-kitab kami.”
Buhairah selanjutnya menyarankan kepada Abu Thalib, “Lindungi anak muda ini
dari orang-orang Yahudi, lebih baik bawa ia kembali ke Mekah.” Abu Thalib pun
menuruti saran pendeta tersebut.
Usia 10 tahun : Ikut
dalam perang Fijar suatu tempat antara Nakhlah dan Thaif (antara Kabilah
Quraisy dan Sekutunya Bani Kinanah melawan kabilah Qais Ailan.
Usia 25 tahun : Nabi
Muhammad saw. mulai berdagang sendiri tanpa bantuan pamannya. Ia mengambil
sendiri barang dagangannya dan memasarkannya. keberhasilan usaha dagang Nabi
Muhammad saw. itu disebabkan oleh pribadi mulia berikut ini:
1.
Berpendirian teguh.
2.
Memiliki semangat kerja yang tinggi.
3.
Memiliki kejujuran yang luar biasa.
4.
Menjunjung tinggi amanah atau kepercayaan yang diberikan orang
lain.
5.
Mampu menghadapi segala cobaan dan rintangan dalam perjalanan.
6.
Menyamakan pelayanan terhadap para pembeli.
7.
Memiliki sifat percaya diri.
8.
Menampilkan keramahan dan kesopanan, serta kasih sayang kepada siapa saja.
Kejujuran,
perilaku santun, kesopanan berbicara, kerja keras, dan kecerdasan Nabi Muhammad
saw. merebut hati setiap orang, termasuk Siti Khadijah. Pertama-tama ia meminta
Nabi Muhammad saw. untuk memasarkan barang dagangannya ke Syria. Hasilnya luar
biasa. Itulah yang membuat Siti Khadijah tertarik dan akhirnya menikah dengan
Nabi Muhammad saw. Mereka dikaruniai 7 orang anak, yaitu: Ibrahim, Qasim,
Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummi Kulsum dan Fatimah.
Usia 35 tahun : Ikut
membangun kembali Ka`bah yang rusak akibat banjir. Dan peletak hajar aswad
Usia 40 tahun : Nabi
Muhammad saw. Di Diangkat Menjadi
Rasul
Nabi Muhammad saw. melakukan uzlah (mengasingkan diri) di Gua Hira. Hal ini dilakukan oleh beliau berkali-kali. Maka tepat pada tanggal 17 Ramadan Nabi didatangi Jibril dan menerima wahyu pertama :
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Mahamulia. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.(Q.S. al-‘Alaq/96: 1-5)
Wahyu pertama ini lah yang
menandakan bahwa Nabi Muhammad saw. dipilih dan diangkat Allah Swt. Untuk
menjadi utusan-Nya atau Rasul.
Setelah
wahyu pertama ini Jibril tidak muncul lagi untuk beberapa lama, sementara Nabi
Muhammad saw. terus menantikan wahyu berikutnya dan selalu datang ke Gua Hira.
Dalam keadaan menanti itulah turun wahyu kedua, yaitu Q.S.al-Muddasir/74:
1-7.
“Wahai orang yang berkemul (berselimut)! bangunlah, lalu berilah peringatan! Dan agungkanlah Tuhanmu. dan bersihkanlah pakaianmu. Dan tinggalkanlah segala (perbuatan) yang keji. dan janganlah engkau (Muhammad) memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. Dan karena Tuhanmu, bersabarlah. (Q.S. al-Muddatsir/74:1-7)
Setelah itu, tatkala Nabi
Muhammad SAW berada di Mekah (periode Mekah) selama 13 tahun (610-622 M),
secara berangsur-angsur telah diturunkan kepada beliau, wahyu berupa Al-Qur’an
sebanyak 4726 ayat, yang meliputi 89 surah. Surah-surah yang diturunkan pada
periode Mekah dinamakan Surah Makkiyyah.
Ajaran Islam periode Mekah, yang harus didakwahkan
Rasulullah SAW di awal kenabiannya adalah sebagai berikut:
a. Keesaan Allah SWT
b. Hari Kiamat sebagai hari pembalasan
c. Kesucian jiwa
d. Persaudaraan dan Persatuan
STRATEGI DAKWAH RASULULLAH SAW PERIODE MEKAH
Strategi dakwah Rasulullah SAW
dalam berusaha mencapai tujuan yang luhur tersebut sebagai berikut:
1. Dakwah secara
Sembunyi-sembunyi Selama 3-4 Tahun
Pada masa dakwah secara
sembunyi-sembunyi ini, Rasulullah SAW menyeru untuk masuk Islam, orang-orang
yang berada di lingkungan rumah tangganya sendiri dan kerabat serta sahabat
dekatnya. Mengenai orang-orang yang telah memenuhi seruan dakwah Rasulullah SAW
tersebut adalah: Khadijah binti Khuwailid (istri Rasulullah SAW, wafat tahun
ke-10 dari kenabian), Ali bin Abu Thalib (saudara sepupu Rasulullah SAW yang
tinggal serumah dengannya), Zaid bin Haritsah (anak angkat Rasulullah SAW), Abu
Bakar Ash-Shiddiq (sahabat dekat Rasulullah SAW) dan Ummu Aiman (pengasuh
Rasulullah SAW pada waktu kecil).
Abu Bakar Ash-Shiddiq juga berdakwah ajaran Islam sehingga ternyata
beberapa orang kawan dekatnya menyatakan diri masuk Islam, mereka adalah:
۞ Abdul Amar dari Bani Zuhrah
۞ Abu Ubaidah bin Jarrah dari Bani Haris
۞ Utsman bin Affan
۞ Zubair bin Awam
۞ Sa’ad bin Abu Waqqas
۞ Thalhah bin Ubaidillah.
Orang-orang yang masuk Islam, pada masa dakwah secara sembunyi-sembunyi,
yang namanya sudah disebutkan d atas disebut Assabiqunal Awwalun (pemeluk
Islam generasi awal).
2. Dakwah secara
terang-terangan
Dakwah secara terang-terangan ini
dimulai sejak tahun ke-4 dari kenabian, yakni setelah turunnya wahyu yang
berisi perintah Allah SWT agar dakwah itu dilaksanakan secara terang-terangan.
Wahyu tersebut berupa ayat Al-Qur’an Surah 26: 214-216.
Tahap-tahap dakwah Rasulullah SAW
secara terang-terangan ini antara lain sebaga berikut:
1. Mengundang kaum kerabat
keturunan dari Bani Hasyim, untuk menghadiri jamuan makan dan mengajak agar
masuk Islam. Walau banyak yang belum menerima agama Islam, ada 3 orang kerabat
dari kalangan Bani Hasyim yang sudah masuk Islam, tetapi merahasiakannya. Mereka
adalah Ali bin Abu Thalib, Ja’far bin Abu Thalib, dan Zaid bin Haritsah.
2. Rasulullah SAW mengumpulkan para penduduk kota Mekah, terutama yang berada dan bertempat tinggal di sekitar Ka’bah untuk berkumpul di Bukit Shafa.
3. Reaksi Kaum Kafir Quraisy
terhadap Dakwah Rasulullah SAW
·
Kaum kafir Quraisy, terutama para bangsawannya sangat keberatan
dengan ajaran persamaan hak dan kedudukan antara semua orang. Mereka
mempertahankan tradisi hidup berkasta-kasta dalam masyarakat. Mereka juga ingin
mempertahankan perbudakan, sedangkan ajaran Rasulullah SAW (Islam) melarangnya.
·
Kaum kafir Quraisy menolak dengan keras ajaran Islam yang adanya
kehidupan sesudah mati yakni hidup di alam kubur dan alam akhirat, karena
mereka merasa ngeri dengan siksa kubur dan azab neraka.
·
Kaum kafir Quraisy menilak ajaran Islam karena mereka merasa
berat meninggalkan agama dan tradisi hidupa bermasyarakat warisan leluhur
mereka.
· Dan, kaum kafir Quraisy menentang keras dan berusaha menghentikan dakwah Rasulullah SAW karena Islam melarang menyembah berhala.
Usaha-usaha kaum kafir Quraisy untuk menolak
dan menghentikan dakwah Rasulullah SAW bermacam-macam antara lain:
۞ Para budak yang telah
masuk Islam, seperti: Bilal, Amr bin Fuhairah, Ummu Ubais an-Nahdiyah, dan
anaknya al-Muammil dan Az-Zanirah, disiksa oleh para pemiliknya (kaum kafir
Quraisy) di luar batas perikemanusiaan.
۞ Kaum kafir Quraisy
mengusulkan pada Nabi Muhammad SAW agar permusuhan di antara mereka dihentikan.
Caranya suatu saat kaum kafir Quraisy menganut Islam dan melaksanakan
ajarannya. Di saat lain umat Islam menganut agama kamu kafir Quraisy dan
melakukan penyembahan terhadap berhala.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar